Isi Blog

Thursday, January 23, 2014

Play Time!: Giveaway Januari

Setelah belajar, mari kita refreshing, para pembaca suka ngegame? Saya suka, apalagi yang gratis, tapi gratis legal dong (original) bukan gratisan ilegal (bajakan).
banyak kan gamenya? :D

Karena itu saya sering mencari event-event pembagian game gratisan, nama bekennya giveaway. Kebetulan minggu ini galagiveaway mengadakan giveaway besar-besaran, mereka membagi-bagikan banyak game indie, kalian bisa iseng-iseng berhadiah ikut giveaway ini, jika menang kalian akan mendapatkan key untuk aktivasi game, biasanya sih dari steam. Untuk memudahkan aktivasi game "jika" kalian menang, download client steam dulu ya.

Waktunya tinggal 2 hari lho, buruan ikutan, main original nggak harus mahal! :D
Ini nih linknya galagiveaway

Science Time!: Ayo Belajar Menulis Resep (Puyer)

Ditengah-tengah hujan ini mari kita saling bertukar ilmu lagi, kali ini tentang puyer atau bahasa latinnya adalah pulveres, di sini nanti kita juga akan belajar dari kesalahan resep yang telah saya buat. Kali ini saya tidak menyertakan kasus karena soal yang diberikan pada saya cuma "buatlah resep dengan dari obat berikut ini untuk Sartono (10 tahun).

Obat yang harus diresepkan adalah:
1. ampicillin
2. Doveri pulvis
3. Antalgin
4. Pehaclor
5. Pehacort

Mari kita taklukkan satu persatu!
1. Ampicillin
selalu ya bro, kalau mau buat resep kita harus tahu dosis lazim dan dosis maksimal obat yang mau kita resepkan
Dosis Lazim: 50-100 mg/kg/BB/hari, obat ini dikonsumsi tiap 6 jam (4 kali)
perhitungan taksiran berat normal anak menurut umur: 9 + (n-1) x 2 = 9 + (10-1) x 2 = 27 kg
biar gampang mari kita buat berat badannya: 30 kg
Untuk praktek kedokteran sehari-hari jangan kebanyakan dipakai ya, hitung bener-bener berat badan pasien.
Dosis Lazim anak 10 tahun sehari: 50 x 30 - 100 x 30 = 1500 mg - 3000 mg
Dosis Lazim anak 10 tahun sekali: 1500/4 - 3000/4 = 375 mg - 750 mg
Dosis Maksimal (DM): - /4 g
Dosis maksimal bisa dilihat di Farmakope Indonesia
Dosis Maksimal yang tertera ini adalah DM dewasa, lalu apakah untuk anak umur 10 tahun nggak punya DM? Sob, hidup nggak sebaik itu sama kita. DM buat anak harus ditentukan, tapi tenang, ada rumus yang sudah dibuat sama pak Young, rumusnya adalah:
rumus penting nih
n disini adalah umur pasien dalam tahun, rumus ini nggak bisa dipakai untuk anak umur < 1 tahun ya, ada rumusnya sendiri, kapan-kapan kita bahas.
Perhitungan DM sehari: 10/22 x 4000 = 1818,18 mg
misal kita mau ngasih Dosis Terapi (DT) sekali: 450 mg
berarti DT sehari: 450 mg x 4 = 1800 mg
DT/DM: 1800/1818,18 x 100% = 99,000099 %
fyuuh, nggak melewati dosis maksimal, sip dah, mari kita lanjut ke obat kedua

2. Doveri pulvis
Namanya di Farmakope Indonesia (FI) adalah opii pulvis compositum, si doi fungsinya sebagai antitusive
DL sekali: 100 mg - 150 mg
DL sehari: 200 mg - 450 mg
DM: 1,5/5 g
DM sekali: 10/22 x 1500 = 681, 8 mg
DM sehari: 10/22 x 5000 = 2272, 7 mg
misal DT sekali: 100 mg
DT sehari jadi: 4x100 mg
DT/DM sekali: 100/681,8 x 100% = 14, 66%
DT/DM sehari: 400/2272,7 x 100% = 17, 6%
alright! beres sudah obat kedua, lanjut bro!

3. Antalgin
Nama si doi di FI adalah metampyronum, untuk meredakan sakit kepala
DL sekali: 20 mg - 300 mg
DL sehari: 600 mg - 1200 mg
DM: -/-
asik nggak ada DMnya, kita langsung kasih aja
DT sekali: 200 mg
DT sehari: 200 x 4 = 800 mg
bentar lagi selesai bro, jangan menyerah dulu! semangse!

4. Pehaclor
Namanya di FI Chlorpheniramine Maleat, terkenal dengan nama dagang CTM, berguna untuk meredakan gejala alergi, pehaclor punya sediaan tablet, isinya chlorpheniramine maleat 4 mg
DL sehari: 0,35 mg/kg = 0,35 x 10 = 10,5 mg
DL sekali: 1/4 x 10,5 = 2, 625 mg
DM: -/40 mg
DM sehari buat anak 10 tahun: 10/22 x 40 mg = 18,18 mg
misal DT sehari: 8 mg
DT sekali: 8 : 4 = 2 mg
DT/DM: 8/18,18 x 100% = 44, 004%
yeah! Satu lagi sob! Hajar!

5. Pehacort
Pehacort ini isinya prednison, fungsinya untuk antiinflamasi, 1 tablet isinya 5 mg prednison
DL sehari: 1 mg/kg - 2 mg/kg = 1 x 30 - 2 x 30 = 30 mg - 60 mg
DL sekali: 1/4 x 30 - 1/4 x 30 = 7,5 mg - 15 mg
DM: -/-
langsung tentukan DT
DT sekali: 10 mg
DT sehari: 40 mg
Selesai sudah perhitungan dosisnya, kita mulai menyusun resepnya

Resepnya sob
Aturannya:
1. Obat tuh nggak enak, kasih zat untuk memperbaiki rasanya, namanya saccharin, ini wajib buat anak-anak, besarnya berapa? Kalau pasiennya normal, nggak punya Diabetes, kita serahkan pada rekan apoteker, kalau ada bisa kita tentukan, misalnya 1/2 tab, 1/4 tab
2. Pada praescriptio kita tuliskan: m. f pulv dtd No (mau bikin berapa), ini kepanjangan dari misce fac pulveres da tales dosis numero..., artinya "tolong buat dan campur puyer ini sesuai dengan takaran yang sudah disebutkan di atas sebanyak...."
3. Selalu ya sob, kalau meresepkan antibiotik, berikan dengan hitungan jam, jangan cuma 1 kali sehari, 2 kali sehari, 3 kali sehari
3. Kenapa sih pake buat 2 puyer? Nah, saya berpikir bahwa antibiotik harus diminum sampai habis, sedangkan obat simptomatisnya kalau sudah tidak dibutuhkan ya tidak usah dilanjutkan
Nah, disinilah kesalahannya, untuk obat yang pada signaturanya ditulis p.r.n (pro re nata), obatnya harus tunggal sob, sedangkan coba lihat di resep, ada 4 obat yang dicampur jadi satu, pro re nata artinya bila perlu, kita harus tulis juga kapan obat ini masih diminum, misalnya:
p.r.n (bila suhu masih lebih dari sama dengan 38 derajat celcius)
p.r.n (bila masih nyeri)
p.r.n (bila pusing)
Kalau dicampur, ya jelas salah dong wong fungsi obatnya beda-beda, kok disamakan
Kalau mau, satu puyer isinya satu obat, tetapi konsekuensinya ya puyer yang harus diminum jadi banyak.

Sekian posting saya kali ini, semoga bermanfaat buat teman-teman semua, semoga sukses!

Semangat sob!

IINDEX
m.f = misce fac (campur dan buat)
pulv = pulveres (puyer)
dtd = da tales dosis (berikan dengan dosis seperti tersebut di atas)
o. 6h = omni 6 hora (setiap 6 jam)
d.d = de die (tiap hari)
p.r.n = pro re nata (bila perlu) 







Tuesday, January 21, 2014

Science Time!: Ayo Belajar Bikin Resep (Tablet)

Rekan-rekan dokter muda, setelah masuk di bagian farmasi, saya baru tahu kalau menulis resep itu nggak mudah, banyak yang harus dipikirkan dalam meresepkan sebuah obat, dari mulai obat yang diresepkan, kondisi pasien, dan tentu saja penyakit pasien, tetapi ini tidak akan saya bahas, karena bahan-bahan postingnya belum ada, hehehe, sementara, mari kita lihat salah satu contoh resep dari kasus fiktif ini :D

Kasus: seorang wanita 50 tahun dengan penyakit rematik kronis, datang pada anda, seorang dokter umum, dia mengeluhkan nyeri yang sering timbul pada dini hari.
Tuliskan diagnosis dan tulis resepnya

Dengan terbatasnya informasi soal, jangan harap kita bisa menuliskan resep yang rasional, tapi sebisa mungkin kita membuat resep yang "mendekati" rasional. Pasien diketahui menderita rematik kronis, sehingga kita berasumsi bahwa dia sudah mendapat obat rematik dari dokter penyakit dalam dan datang kepada kita semata-mata karena obat analgesiknya habis, so mari kita atasi rasa sakitnya

DIAGNOSIS
Pasien penderita rematik kronis dengan nyeri saat dini hari, kita "berasumsi" bila pasien menderita rheumatoid arthritis, kita lihat dari karakteristik sakitnya, hehehe, kita kan nggak bisa PF, ya mau gimana lagi :D

PILIHAN OBAT
Kita berikan analgesik dari golongan NSAID inhibitor COX non selektif namanya piroxicam, BSO (bentuk sediaan obat) tablet 10 mg, kalian cari sendiri ya dari pabrik mana, saya kan bukan mau promosi :D

DOSIS
Dosis Lazim: 20 mg sekali sehari
Dosis maksimal: obat ini nggak punya dosis maksimal, cek aja di Farmakope Indonesia
Dosis Terapi: 2 tablet
Rencana pemberian: s 1 dd tab 2  diminum sehabis makan saat malam hari selama 10 hari
Kenapa sehabis makan? Ingat, ini NSAID, obat ini berisiko menyebabkan tukak lambung lho
Kenapa malam hari? karena keluhannya saat malam hari

RESEP
Resepnya bro



EDUKASI
- Jangan lupa bilang ke pasien, kalau terjadi lepuh-lepuh di kulit tanpa trauma yang jelas setelah meminum obat, segera hentikan konsumsi obat dan kembali ke dokter
- Berikan rujukan ke dokter penyakit dalam
- Obat diminum sekali dua tablet setelah makan malam
Tentu saja semua itu dengan bahasa pasien

Sekian resep kali ini, terima kasih sudah datang, semoga bermanfaat :D

INDEX
S: Signa (tandailah)
dd: de die (tiap hari)
p.c: post coenam (setelah makan)
o.n: omni nocte (saat malam hari)
   

Monday, January 20, 2014

Munch Time!: Kepayon Resto


Alhamdulillah setelah sekian lama nggak punya anggaran untuk jalan jajan, akhirnya bisa update juga. Pada kesempatan kali ini saya dan teman-teman mengunjungi sebuah restoran di tembalang yang baru saja dibuka, posisinya persis di samping kafe Above. Bagi yang suka makanan bergaya Indonesia atau Barat, saya sarankan anda untuk mengunjungi restoran ini, kenapa? Mari kita bahas :D

Sunday, January 19, 2014

Play Time!: Membeli Game Original

Well, setelah mata, hati, dan pikiran kita terbuka, sekarang bersiap-siap untuk membeli game original. Sebenarnya banyak sekali penyedia game original di internet atau di dunia nyata, tapi bukan lapak-lapak sembarangan di mall ya, itu sih sama saja dengan bajakan. Distributor yang menyediakan banyak kemudahan dalam melakukan transaksi adalah Steam, jadi saya sarankan untuk beli dari sini, sebenarnya ada lagi yang distributor yang bagus, yaitu Desura, tapi transaksinya ribet, jadi kita bahas lain kali.

Saturday, January 18, 2014

Play Time!: Game Original atau Bajakan ya?

Pertanyaan yang saya jadikan judul di atas sering muncul dalam benak saya, di satu sisi kita ingin memainkan game yang grafiknya bagus, gameplaynya ciamik, dan ceritanya ok punya, tapi di satu sisi, kita sedapat mungkin ingin menghemat uang karena kebutuhan yang lebih penting saja belum terpenuhi, apalagi membeli game, disaat seperti itu, game bajakan kemudian menjadi solusi yang menggiurkan.

Wednesday, January 1, 2014

Chat Chit Chut: Selamat Tahun Baru 2014


2013 sudah berakhir dan 2014 dimulai, biasanya pada tahun baru orang-orang mempunyai kebiasaan membuat resolusi untuk 1 tahun kedepan, dengan harapan resolusi itu akan menjadi panduan menjalani 1 tahun ke depan. Apa resolusi tahun baru kalian teman-teman?