Isi Blog

Tuesday, May 3, 2016

Science Time!: Konsumsi Vitamin supaya Awet Muda


Baru-baru ini para peneliti telah membuktikan efektivitas dari senyawa nicotinamide riboside (NR) yang mirip dengan vitamin B3 guna meningkatkan metabolisme dan memperbaiki kerja dari sel punca. Sel punca merupakan bakal sel yang berfungsi untuk menggantikan sel-sel tubuh kita yang mati. Bila sel-sel punca dalam tubuh kita selalu dalam kondisi baik, maka kerja organ-organ tubuh akan senantiasa terjaga.


Tim peneliti dari laboratorium sistem fisiologi Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL) yang dikepalai Johan Auwerx menerbitkan sebuah artikel lewat salah satu anggotanya, Hongbo Zhang. Artikel tersebut memaparkan efek restoratif dari NR terhadap sel punca. Tim tersebut menggunakan tikus sebagai bahan percobaan. Tikus, sama seperti mamalia lain, mengalami penuaan. Penuan tersebut dapat mengurangi kemampuan regenerasi dari organ-organ tertentu (seperti hati dan ginjal) dan otot (termasuk jantung). Begitu pula kemampuan memperbaiki diri mereka terhadap cedera atau penyakit.

Hongbo Zhang ingin memahami bagaimana proses regenerasi berkurang bersama dengan penuaan. Untuk hal tersebut, dia bekerjasama rekan-rekannya dari ETH Zurich, Universitas Zurich dan universitas-universitas lain di Kanada dan Brasil. Lewat beberapa penanda, dia dapat mengidentifikasi rantai molekular yang meregulasi fungsi mitokondria dan bagaimana mereka berubah seiring terjadinya penuaan. Peran mitokondria dalam metabolisme telah dipaparkan sebelumnya "tetapi kami dapat menunjukkan untuk pertama kali bahwa kemampuan mereka untuk berfungsi dengan semestinya penting bagi sel punca" kata Auwerx.

Dalam kondisi normal, sel-sel punca tersebut, bereaksi terhadap sinyal yang dikirim oleh tubuh, meregenerasi organ yang rusak dengan memproduksi sel-sel spesifik baru. "Kami menunjukkan bahwa kelelahan dari stem sel merupakan penyebab utama buruknya regenerasi atau malah degenerasi pada jaringan-jaringan atau organ-organ tertentu" kata Zhang.

Maka dari itu peneliti ingin "menyegarkan" sel punca di otot tikus tua. "kami memberikan nicotinamide riboside kepada tikus berumur 2 tahun, yang mana terbilang tua untuk tikus" kata para peneliti "senyawa yang mirip dengan vitamin B3 ini, merupakan prekursor dari NAD+, molekul yang memiliki peranan penting dalam aktivitas mitokondrial. Dan hasil ini sangat menjanjikan: regenerasi muskular lebih baik pada tikus yang mendapatkan NR, dan mereka hidup lebih lama dibandingkan tikus tanpa NR.

Kemajuan dalam Pengobatan Regeneratif

Penelitian paralel telah menunjukkan perbandingan efek pada sel punca otak dan kulit. "Penelitian ini mempunyai implikasi penting dalam bidang pengobatan regeneratif" kata Aurwerx. " kami tidak membicarakan tentang substansi asing dari luar tubuh, tetapi mengebalikan kemampuan tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri lewat produk yang didapatkan dari makanan". Penelitian tentang proses penuaan ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit-yang dapat berakibat fatal-pada golongan muda, seperti muscular dystrophy (miopati).

Sejauh ini belum ditemukan efek negatif dari penggunaan NR, bahkan dalam dosis tinggi. Tetapi karena substansi NR dapat meningkatkan fungsi dari semua sel, harus diteliti apakah sel patologis seperti kanker dapat pula dipengaruhi oleh substansi NR.

Sumber: ScienceDaily

2 comments:

  1. Merk vitamin apa yg bagus dipasaran? Biasanya saya minum pharm*th*n vit yg ada seleniumnya. Katanya selenium bisa untuk anti oksidan. Tapi minumnya ga tiap hari. Ngeri juga kalo habis minum vitamin air kencing jadi berwarna hijau. Jadi seperti alien saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo dari senior dokter, multivitamin yang isinya lengkap itu immun#s plus. Bisa juga pake Ther@gr@n-M. Aku juga pake. Multivitamin sendiri ternyata ada masa pakainya co. Misalnya immun#s tidak dianjurkan dipakai lebih dari 8 minggu.
      Seperlunya saja

      Delete