Isi Blog

Friday, February 7, 2014

Science Time!: What We Talk When We Talk about Cell: Pertumbuhan Sel

Siklus Sel
Apakah para pembaca ada yang merasa kesulitan memahami tentang pertumbuhan sel? Jika iya, maka kita sama. Saya kesulitan untuk memahami serta menghapalkan tentang fase-fase pertumbuhan sel, tetapi setelah saya menganalogikannya dengan hal lain, wah, ternyata lebih mudah. Ingin tau bagaimana belajar pembelahan sel ala saya? Mari kita baca lebih lanjut :D

Sebelum kita pergi lebih jauh, kita sepakat dulu ya, kalau yang akan kita bahas di sini adalah pertumbuhan sel EUKARIOTIK atau sel bernukleus, untuk prokariotik akan kita bahas bila ada kesempatan. Seperti manusia yang menjalani berbagai fase dalam pertumbuhannya, bagian terkecil tubuh kita, sel, juga menjalani berbagai fase dalam pertumbuhannya. Supaya kita lebih mudah memahami fase-fase pertumbuhan sel, mari kita analogikan fase-fase tersebut:


1. Tahap G1 (first Gap)
Tahap ini ibarat anak kecil yang sedang aktif-aktifnya, mereka ribut, makan apa saja, corat coret dinding, pokoknya ribut deh. Sel dalam fase ini juga begitu, tahap metabolisme mereka meningkat, tambah besar, mereka juga membuat berbagai "benda" dan "kerajinan", yaitu organel (organ sel) serta protein dan enzim. Kenapa sih sel-sel ini aktif banget? Mereka mau mempersiapkan diri untuk menjalani pembelahan sob. Sintesis RNA berlangsung dari tahap ini. Karena banyak yang harus mereka persiapkan, fase ini merupakan fase terlama dari siklus sel.


2. Tahap S (synthetic) 
Pada tahap ini, sel sudah puas dengan kenikmatan dunia, sekarang yang mereka pikirkan adalah "apa yang harus aku tinggalkan untuk dunia?", tahap ini adalah jawabannya, mereka membuat "warisan" untuk dunia yang berisi "sari pati" kehidupan mereka, mereka tuliskan ini pada memoar yang berisi cara mereka hidup, apa tugas mereka selama hidup, dan apa mereka sebenarnya. Memoar inilah yang kita sebut DNA. Kumpulan memoar kemudian dijilid menjadi buku yang bernama kromatin. Sebenarnya mereka tidak benar-benar membuat kromatin dari awal, mereka mengkopi kromatin yang mereka dapatkan dari pendahulu mereka. Tapi mereka tidak hanya bertugas mengkopi satu buku kromatin, mereka harus mengkopi sebuah perpustakaan dengan berjuta-juta buku kromatin di dalamnya, perpustakaan itu bernama kromosom. Jangan pikirkan mereka hanya bertugas mengkopi satu kromosom, mereka harus mengkopi 23 pasang gedung kromosom yang penuh dengan buku. Mereka butuh konsentrasi penuh untuk mengkopi lembar demi lembar DNA, tidak boleh ada 1 lembar pun yang rusak, hal ini menyebabkan sel menjadi sangat rawan gangguan pada masa ini, misalnya oleh patogen atau zat kimia "jahat" yang mengganggu metabolisme sel. 
Bila ada 1 lembar saja DNA yang salah kopi, hal ini berpotensi untuk menghasilkan sel mutan yang bernama sel kanker. Jika terbentuk sel kanker, maka tugas sel Natural killer untuk "terpaksa" menghancurkannya, namun, bila sel kanker ini tidak diketahui pada masa awal, mereka akan membelah semakin tidak terkendali dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Sel kanker ini akan kita bahas lain kali.

3. Tahap G2 (Second Gap) 
Fase ini adalah fase persiapan terakhir untuk persiapan pembelahan sel, ibaratnya adalah gladi bersih, mereka mengkoordinasikan segala sesuatu dan membagi organel-organel. Bila sebuah sel merasa kurang besar ukurannya untuk membelah, maka inilah kesempatan terakhir mereka untuk membesarkan badan. Saat mereka merasa benar-benar siap, maka mereka akan mulai membelah.

4. Tahap G0 (Zero Gap)
Sel yang masuk pada fase ini berarti baru saja membelah, mereka sedang santai, beristirahat sejenak untuk mengulangi tahapan-tahapan yang sama dengan pendahulunya. Selayaknya manusia yang sedang bersantai, laju metabolisme mereka juga sedang lambat-lambatnya.

Begitulah penjelasan singkat mengenai fase-fase pertumbuhan sel, semoga informasi ini berguna untuk teman-teman semua. Untuk lebih jelasnya silahkan perbanyak bacaan dari jurnal atau buku teks ya teman-teman :D

Sumber: 
- Biologi Sel karya dr. Juwono dan dr. Achmad Zulfa Juniarto

No comments:

Post a Comment